
Setahun yang lalu saya mengenal sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Judika - Indonesian Idol dalam album perdananya. Lagu tersebut berjudul “Bukan Untuk Dimengerti”. Tapi, saya di sini tidak akan membahas mengenai lagu tersebut apalagi promosi. Hanya saja dalam liriknya terdapat kalimat sebuah kalimat yang berbunyi “bukan untuk dimengerti, karena takkan kumengerti”. Menurut saya siyh lirik tersebut kena banget sama makna kehidupan. Kenapa? Hmm..setuju nggak siyh kLo hidup tuh emang sulit untuk dimengerti. Terlalu banyak misteri and rahasia-rahasia Ilahi di sana yang tak dapat ditembus oleh akal pikiran kita.
Contohnya aja bagaimana mungkin seseorang yang telah menusuk kita dari belakang, bisa menjadi teman dekat kita? Mengapa ada orang yang intensitas belajarnya lebih rendah dari kita dapat dengan mudah mendapatkan nilai yang lebih tinggi dari kita? Mengapa orang yang beriman bisa mendapatkan musibah yang jauh lebih berat dibandingkan sang ahli maksiat? Bagaimana bisa orang yang telah kita nilai baik dan kita saluti, ternyata malah menilai jelek diri kita dengan membabi buta? Atau ketika kita menilai negatif seseorang, ia justru jauh lebih baik dari apa yang sudah kita pikirkan. Itu semua tidak lain adalah berada di bawah kekuasaan Allah Azza wa Jalla..dan Ia memiliki rencana tersendiri atas hamba-hamba Nya. Subhanallah..
Manusia hanya bisa menerka. Meskipun terkadang terkaan kita itu benar, tapi nggak jarang juga terkaan kita mengenai kehidupan meleset. Mungkin bila itu hal kecil, tidak terlalu menjadi masalah. Tapi, ketika itu mengenai ‘Big Thing‘. Tentunya itu membuat kita tercengang dan bingung. "Koq bissa?!, Bagaimana mungkin?!, Apa yang sebenarnya terjadi?!" dan ekspresi-ekspresi lainnya yang menggambarkan ketidakpercayaan sekaligus bingung mulai bermunculan. Dan kejadian-kejadian yang kita alami tidak akan ada habisnya bila kita terus-menerus memikirkan “koq bisa begini?!” Karena memang akal kita tidak akan mampu menjangkau rencana yang diberikan-Nya kepada kita.
Sedih, marah, kecewa, senang..Subhanallah..Ia lah dzat yang Maha Kuasa. Hingga kini saya dapat menarik sebuah kesimpulan bahwa hidup itu bukanlah untuk dimengerti, tapi hidup itu adalah untuk kita jalani dengan sebaik-baiknya. Fokuslah pada apa yang telah Allah mudahkan pada kita. Dirimu bukanlah kemarin dan bukan pula esok. Namun, dirimu adalah hari ini. Jadikan segala karunia-Nya sebagai penambah kesyukuran kita kepada Allah and menjadikan cobaan dari-Nya sebagai batu loncatan untuk menggapai kemuliaan di sisi-Nya.
0 komentar:
Catat Ulasan